Posted in Olah Raga

Lukaku Akui Tak Menyangka Inter Bisa Nyaman di Puncak Klasemen

Lukaku Akui Tak Menyangka Inter Bisa Nyaman di Puncak Klasemen Posted on April 23, 2021Leave a comment

Lukaku Akui Tak Menyangka Inter Bisa Nyaman di Puncak Klasemen

Striker andalan Inter Milan, Romelu Lukaku mengaku sedikit kaget melihat fakta bahwa timnya bisa duduk nyaman di Puncak Klasemen sementara Serie A Italia musim 2020/21 ini.

Inter Milan tampak memulai proyek baru bersama Antonio Conte sebagai pelatihnya sejak tahun 2019 lalu. Pada musim pertamanya, mantan pelatih sukses Juventus tersebut memang gagal bersaing dalam perburuan gelar Scudetto.

Tapi beda cerita di musim 2020/21 ini, sempat kesulitan pada awalnya, La Beneamata perlahan mampu bangkit dan kini jadi kandidat kuat peraih Scudetto. DAFTAR POKER ONLINE TERBARU 2021

Bagaimana tidak? Di puncak klasemen sementara, pasukan Antonio Conte kini unggul 11 angka dari rival terdekatnya, AC Milan dan 12 di atas sang juara bertahan Juventus yang duduk di peringkat ke-3.

Memang, saat ini Serie A Italia masih menyisakan delapan pertandingan lagi, namun publik sepakat bahwa Inter Milan tak akan tergusur di puncak klasemen.

Terkait dengan situasi tersebut, Romelu Lukaku mengaku sedikit tidak percaya. Hal itu karena menurut dia Serie A Italia adalah liga yang rumit karena tiap pertandingan selalu menghadirkan atmosfer yang ketat.

“Saya pikir Serie A adalah liga yang sangat rumit. Anda harus bersiap untuk setiap pertandingan dan selalu tertantang. Setiap pertandingan adalah ujian yang berbeda.”

“Itu semua membantu saya menjadi pemain yang lebih baik, tapi itu [butuh] kerja keras” kata lukaku dalam sesi tanya jawab di Instagram via Football Italia.

Lukaku sendiri tampil cemerlang musim ini, dimana dia sudah mencetak 27 gol dari 37 pertandingan di semua ajang. Namun, Pemain Belgia menolak anggapan bahwa kehadirannya adalah alasan utama Inter berada di puncak klasemen.

Menurut dia, keberhasilan Inter Milan menempati posisi puncak klasemen adalah karena semua lini tampil bagus dan konsisten.

“Saya pikir para pemain bertahan dan penjaga gawang melakukan pekerjaan dengan baik, sementara kami penyerang juga tahu bahwa, jika kami tidak mengizinkan peluang di belakang, maka cepat atau lambat kami akan mencetak gol,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *